Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Papua Selatan Pantau Progres Bawaslu Membelajarkan Vol. II, Dorong Kabupaten Percepat Persiapan

Bawaslu Papua Selatan Pantau Progres Bawaslu Membelajarkan Vol. II, Dorong Kabupaten Percepat Persiapan

Merauke, 12 Agustus 2026 – Bawaslu Provinsi Papua Selatan mendorong Bawaslu Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Asmat, dan Mappi mempercepat persiapan Bawaslu Membelajarkan Volume II. Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat monitoring progres yang dilaksanakan secara luring di Ruang Sidang Bawaslu Papua Selatan dan daring, Rabu (12/8/2026).

Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Papua Selatan, B. Tukidjo, mengingatkan seluruh jajaran untuk menyelesaikan setiap tahapan persiapan sesuai jadwal yang ditetapkan Bawaslu RI. Ia meminta materi dan video tidak menunggu hingga batas akhir pengiriman pada 3 September 2026 agar masih tersedia waktu untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan. “Ini bukan monopoli Kordiv SDMO saja. Keluarannya adalah lembaga Bawaslu. Jadi, baik Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten, soliditas dan kerja sama antara pimpinan dan seluruh staf sangat diharapkan,” ujar Tukidjo.

Bawaslu Kabupaten Merauke melaporkan progres paling maju dengan telah menyelesaikan pembentukan tim, penyiapan materi, penentuan presenter, serta publikasi pendukung untuk tema keterwakilan dan partisipasi politik perempuan. Boven Digoel telah menyelesaikan pembentukan tim, presenter, klaster, dan topik, serta memasuki tahap pendalaman materi dan pembagian skrip dengan mengangkat pengalaman pengawasan PSU, PSL, dan PSS. Sementara Asmat telah membentuk tim dan menyiapkan naskah, sedangkan Mappi belum menyampaikan progres dalam rapat tersebut.

Ketua Bawaslu Papua Selatan, Marman, mengapresiasi progres Merauke dan meminta kabupaten lain mengikuti langkah tersebut. Menurutnya, materi yang telah disiapkan perlu terus dikembangkan sesuai tahapan yang ditetapkan. “Apa yang sudah ditetapkan, jalankan saja yang penting sesuai dengan progresnya,” kata Marman.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Papua Selatan, Yeuw M. Felix Tethool, menekankan agar kekuatan substansi menjadi prioritas dalam produksi video. Menurutnya, keterbatasan visual tidak boleh mengurangi bobot materi yang disampaikan. Ia juga mendorong pimpinan dan staf terlibat bersama dalam mengembangkan ide, menyusun materi, dan menghasilkan produk yang berkualitas.

Kordiv PPDatin Yustina Weyrop mengingatkan pentingnya memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan serta membangun kerja tim dalam proses produksi. Ia meminta seluruh jajaran kabupaten berkoordinasi agar setiap tahapan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan.

Sementara itu, Kordiv P2H Ahmad Muhazir mengajak seluruh jajaran menjaga semangat dan kolaborasi dalam mengikuti program tersebut. Menurutnya, Bawaslu Membelajarkan Volume II merupakan pengalaman baru bagi jajaran kabupaten sehingga seluruh unsur perlu saling mendukung selama proses persiapan.

Rapat monitoring menjadi bagian dari upaya Bawaslu Papua Selatan memastikan persiapan di tingkat provinsi dan kabupaten berjalan secara terarah. Seluruh jajaran didorong memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mematangkan materi dan produksi video, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi batas waktu pengiriman, tetapi juga mampu menunjukkan kapasitas dan pengalaman pengawasan Bawaslu di Papua Selatan.

Penulis: Faris Rubiansyah

Foto: Johanis Samderubun

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle