Bawaslu Papua Selatan Dorong Sinergi Pengawasan Partisipatif Bersama Partai Politik
|
Merauke, 10 Mei 2026 – Ketua Bawaslu Provinsi Papua Selatan Marman menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah DPW PSI Provinsi Papua Selatan yang dilaksanakan di Swiss-Belhotel Merauke, Minggu (10/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti pengurus DPW dan DPC PSI se-Papua Selatan, serta menghadirkan narasumber dari Bawaslu Papua Selatan dan KPU Papua Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Papua Selatan menyampaikan materi bertajuk Sinergi Bawaslu dan Partai Politik dalam Pengawasan Partisipatif yang menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam menjaga kualitas demokrasi. Materi tersebut juga menyoroti peran pengawasan partisipatif sebagai upaya bersama mencegah pelanggaran pemilu dan memperkuat integritas penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.
Marman menjelaskan bahwa partai politik merupakan salah satu elemen penting dalam keberhasilan demokrasi, sehingga tidak hanya berperan sebagai peserta pemilu, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun pendidikan politik dan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
“Partai politik menjadi benteng terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi. Pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tugas Bawaslu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan partai politik dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Bawaslu Papua Selatan menjelaskan tugas dan fungsi Bawaslu yang mencakup pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa proses pemilu. Bawaslu juga menegaskan bahwa orientasi utama pengawasan bukan hanya pada banyaknya pelanggaran yang ditangani, tetapi pada upaya pencegahan agar pelanggaran tidak terjadi.
Selain itu, materi yang disampaikan turut mengangkat sejumlah isu strategis yang memengaruhi kualitas pemilu dan pemilihan, seperti politik uang, penyalahgunaan isu SARA, netralitas penyelenggara pemilu, profesionalitas, hingga pentingnya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih secara bebas dan bertanggung jawab.
Bawaslu Papua Selatan juga mengajak partai politik untuk aktif melakukan pendidikan politik kepada masyarakat dan menjaga kompetisi politik yang sehat. Menurut Marman, demokrasi yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak berkomitmen menjaga integritas proses pemilu.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis. Karena itu, sinergi antara Bawaslu dan partai politik perlu terus diperkuat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Papua Selatan Theresia Mahuze turut menyampaikan materi terkait pemutakhiran data partai politik berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Ia mengingatkan pentingnya pembaruan data kepengurusan, keanggotaan, sekretariat, dan keterwakilan perempuan sebagai bagian dari persiapan menuju tahapan Pemilu 2029.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Papua Selatan berharap terbangun pemahaman bersama antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam memperkuat pengawasan partisipatif, meningkatkan kesadaran politik masyarakat, serta menjaga kualitas demokrasi di Papua Selatan.
Penulis & Foto: Faris Rubiansyah