Bawaslu Papua Selatan Matangkan Kesiapan Pelaksanaan Orientasi PPPK Tahun 2026
|
Merauke, 13 Juli 2026 — Bawaslu Provinsi Papua Selatan mematangkan persiapan pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 melalui Rapat Finalisasi Akun Learning Management System (LMS) yang dilaksanakan secara daring, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan akhir untuk memastikan seluruh peserta dan penyelenggara siap mengikuti orientasi yang akan berlangsung pada 15–22 Juli 2026.
Rapat dihadiri Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan B. Tukidjo, jajaran sekretariat Bawaslu Provinsi Papua Selatan, Kepala Sekretariat dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten se-Papua Selatan, peserta Orientasi PPPK Tahun 2026, serta staf pendamping dari masing-masing satuan kerja.
Dalam rapat tersebut, tim penyelenggara melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan akun LMS peserta, mekanisme pembelajaran, serta aspek teknis pelaksanaan orientasi. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tata tertib, skema pembelajaran distance learning, pelaksanaan kelas sinkron melalui Zoom Meeting, serta pembelajaran mandiri melalui LMS sesuai kurikulum yang disusun oleh Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu RI.
Orientasi PPPK Tahun 2026 akan diikuti oleh 28 pegawai PPPK di lingkungan Bawaslu Provinsi Papua Selatan dan Bawaslu Kabupaten se-Papua Selatan dengan total beban pembelajaran sebanyak 50 Jam Pelajaran (JP). Materi yang diberikan mencakup pengenalan struktur organisasi dan tata kerja Bawaslu, pengenalan jabatan, manajemen kinerja organisasi, kompetensi teknis administrasi perkantoran, penerapan fungsi dan tugas ASN, serta evaluasi akademik dan evaluasi penyelenggaraan.
Koordiv SDMO Diklat Bawaslu Papua Selatan, B. Tukidjo, menegaskan bahwa kesiapan seluruh peserta menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan orientasi. Menurutnya, orientasi merupakan proses pembelajaran awal yang akan membekali PPPK dengan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar ASN, budaya kerja, serta tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu.
"Orientasi ini menjadi fondasi bagi PPPK untuk memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari Bawaslu. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan disiplin dan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Melalui finalisasi persiapan ini, Bawaslu Provinsi Papua Selatan berharap pelaksanaan Orientasi PPPK Tahun 2026 dapat berlangsung tertib, efektif, dan sesuai standar yang ditetapkan Bawaslu RI, sehingga mampu menghasilkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu serta penguatan kelembagaan Bawaslu.
Penulis dan Foto: Faris Rubiansyah
Editor: Ahmad Muhazir