Peringatan 1 Muharram, Bawaslu Papua Selatan Perkuat Keimanan dan Integritas Pengawas Pemilu
|
Merauke, 15 Juni 2026 – Bawaslu Provinsi Papua Selatan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, dan integritas jajaran pengawas pemilu. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Papua Selatan, Senin (15/6/2026), menjadi sarana refleksi dan muhasabah bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Ketua Bawaslu Papua Selatan, Marman, mengatakan pergantian tahun hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan waktu, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas pribadi maupun profesional sebagai penyelenggara pemilu.
"Tahun Baru Hijriah memberikan pedoman bagi kita untuk senantiasa melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap perjalanan yang telah dilalui. Dengan begitu, kita dapat memperbaiki kekurangan dan kesalahan yang pernah dilakukan agar menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.
Menurutnya, pengawas pemilu sebagai pekerja demokrasi dituntut memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai keagamaan dan etika menjadi fondasi penting untuk menjaga profesionalitas, independensi, dan tanggung jawab dalam mengawal demokrasi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, jajaran Bawaslu Papua Selatan melaksanakan pembacaan doa dan tahlil bersama yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Nizhomuddin. Kegiatan ini menjadi wujud penguatan spiritual sekaligus mempererat silaturahmi antarpegawai di lingkungan Bawaslu Papua Selatan.
Hikmah Tahun Baru Islam disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Papua Selatan, Ahmad Muhazir. Ia menjelaskan bahwa peringatan 1 Muharram tidak hanya berkaitan dengan perpindahan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa hijrah, tetapi juga mengandung nilai-nilai penting dalam membangun peradaban yang berlandaskan persatuan, toleransi, dan perdamaian.
"1 Muharram bukan sekadar penanda kalender hijriah. Peristiwa hijrah memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Salah satu buktinya adalah lahirnya Piagam Madinah yang menjadi fondasi kehidupan bersama dalam keberagaman," jelasnya.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diikuti oleh pimpinan dan jajaran Sekretariat Bawaslu Papua Selatan, serta perwakilan Bawaslu Kabupaten Merauke. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Papua Selatan berharap nilai-nilai hijrah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat integritas, dan memberikan pelayanan terbaik dalam mengawal demokrasi di Papua Selatan.
Penulis: Ahmad Muhazir
Foto: Sarlota Martenci Indey
Editor: Faris Rubiansyah